Kamis, 07 April 2011

Dampak positive dan negative bagi pelajar

*Dampak Positive :
Pelajar dapat mempergunakan internet sebagai media belajar, apabila pelajar tersebut ingin lebih mengetahui tentang pengetahuan yang ada, pelajar dapat menggunakan internet sebagai pra sarana pendidikan , karena internet sering disebut "perpustakan dunia" dimana apa yang kita butuhkan seuanya ada di "Internet" tersebut .


tetapi ada juga dampak negative nya


*Dampak negative :
Pelajar masa kini gampang terpengaruhi oleh "internet" terkadang banyak pelajar yang membuka Internet hana untuk kesenagannya tanpa ada hikmah ato pelajaran dari Internet tersebut , akibatnya dampaknya banyak pelajar yang lupa pada waktu belajar , menyalahgunakan internet seperti membuka situs porno, sehingga pelajar tersebut akan terhipnotis atau terpengaruhi oleh apa yang ada di dalam internet tersebut .


Tetapi yang harus kita lakukan adalah mengambil yang positiv-nya dan membuang yang negativ-nya :)

Berinternet secara sehat (islami)

    Berinternet secara sehat yaitu kita boleh melakukan internet tetapi tidak boleh membuka website yang dilarang untuk dilihat, dan apabila kita mempunyai akun salah satu website c/ : facebook , kita harus menggunakan "facebook" tersebut dengan baik jangan dislahgunakan , karena "facebook" tersebut adalah akun "jejaring sosial" dimana kita bisa berinteraksi dengan teman, kerabat atau saudara kita, kita lakukan saja agar bisa ber-silaturahmi dengan mereka .
    Apabila kita sudah menggunakan Internet kita tidak boleh lupa terhadap waktu, karena pada saat ber-Internet kita merasa lupa segalanya, sebaiknya hal itu harus kita hindari karena kita juga tidak lupa terhadap waktu solat karena itu adalah kewajiban kita sebagai umat muslim karena ber-internet tidak terlalu penting apabila hanya dipakai sebagai membuka akun dan sebagainya.

Cara membuat blog

*Langkah-langkahnya adalah :

Pertama kita klik website : www.blogger.com , kemudian ada tulisan "buat blog. gratis . memulai" kita harus meng-klik "memulai" setelah itu kita akan memasuki sebuah tautan aplikasi yang didalamnya kita harus meng-klik biodata diri kita agar kita bisa mendapat akun blog tersebut , tetapi apabila kita belum memilik e-mail sebaiknya kita buat dahulu e-mailnya di URL : yahoo.com
setelah itu kita lanjut lagi kepada langkah-langkah membuat blog yaitu selanjutnya apabila kita telah mengisi biodata beserta e-mail nya , lalu klik "lanjutkan" kemudian beri nama blog dan URL , setelah itu klik "lanjutkan" (lagi) lalu kita pilih template yang akan diguakan pada blog .
Sesudah itu kita bisa menambahkan widgets dan sebagainya apabila blog tersebut sudah aktiv agar terlihat bagus. Jangan lupa kita posting apa yang kita inginkan .
Demikianlah cara membuat blog :)

CARA MEMBUAT POSTING

*Langkah-langkahnya adalah :

Pertama kita buka website : www.blogger.com kemudian ketik alamat e-mail sendiri beserta passwordnya kemudian "log in" setelah itu kita langsung berada di "blogger : dasbor" kemudian pilih "entri baru" kemudian tulis judul dahulu setelah itu isi yang akan dipostingkan , dalam postingan kita bisa menambahkan gambar, video, sesuai keinginan kita . Sesudah itu kita klik "terbitkan entri" karena apabila kita meng-klik "save now" kita tidak perlu karena posting pada saat kita ketik akan otomatis menyimpan sendiri, apabila telah meng-klik "terbitkan entri" kita langsung meng-klik "lihat blog" agar kita bisa mengetahui bagaimana hasil dari postingan kita tersebut.
Jadi begitulah cara posting ke dalam blog :)

Jumat, 04 Maret 2011

UTILITY


Utility Computing is the packaging of computing resources, such as computation, storage and services, as a metered service similar to a traditional public utility (such as electricity,waternatural gas, or telephone network). This model has the advantage of a low or no initial cost to acquire computer resources; instead, computational resources are essentially rented - turning what was previously a need to purchase products (hardware, software and network bandwidth) into a service.
This repackaging of computing services became the foundation of the shift to "On Demand" computing, Software as a Service and Cloud Computing models that further propagated the idea of computing, application and network as a service.
There was some initial skepticism about such a significant shift[1]. However, the new model of computing caught and eventually became mainstream with the publication of Nick Carr's book "The Big Switch".
IBM, HP and Microsoft were early leaders in the new field of Utility Computing with their business units and researchers working on the architecture, payment and development challenges of the new computing model. Google, Amazon and others started to take the lead in 2008, as they established their own utility services for computing, storage and applications.
Utility Computing can support grid computing which has the characteristic of very large computations or a sudden peaks in demand which are supported via a large number of computers.
"Utility computing" has usually envisioned some form of virtualization so that the amount of storage or computing power available is considerably larger than that of a single time-sharingcomputer. Multiple servers are used on the "back end" to make this possible. These might be a dedicated computer cluster specifically built for the purpose of being rented out, or even an under-utilized supercomputer. The technique of running a single calculation on multiple computers is known as distributed computing.
The term "grid computing" is often used to describe a particular form of distributed computing, where the supporting nodes are geographically distributed or cross administrative domains. To provide utility computing services, a company can "bundle" the resources of members of the public for sale, who might be paid with a portion of the revenue from clients.
One model, common among volunteer computing applications, is for a central server to dispense tasks to participating nodes, on the behest of approved end-users (in the commercial case, the paying customers). Another model, sometimes called the Virtual Organization (VO),[citation needed] is more decentralized, with organizations buying and selling computing resources as needed or as they go idle.
The definition of "utility computing" is sometimes extended to specialized tasks, such as web services


Utility computing is not a new concept, but rather has quite a long history. Among the earliest references is:

History

If computers of the kind I have advocated become the computers of the future, then computing may someday be organized as a public utility just as the telephone system is a public utility... The computer utility could become the basis of a new and important industry.
John McCarthy, speaking at the MIT Centennial in 1961[2]
IBM and other mainframe providers conducted this kind of business in the following two decades, often referred to as time-sharing, offering computing power and database storage to banks and other large organizations from their world wide data centers. To facilitate this business model, mainframe operating systems evolved to include process control facilities, security, and user metering. The advent of mini computers changed this business model, by making computers affordable to almost all companies. As Intel and AMD increased the power of PC architecture servers with each new generation of processor, data centers became filled with thousands of servers.
In the late 90's utility computing re-surfaced. InsynQ ([1]), Inc. launched [on-demand] applications and desktop hosting services in 1997 using HP equipment. In 1998, HP set up the Utility Computing Division in Mountain View, CA, assigning former Bell Labs computer scientists to begin work on a computing power plant, incorporating multiple utilities to form a software stack. Services such as "IP billing-on-tap" were marketed. HP introduced the Utility Data Center in 2001. Sun announced the Sun Cloud service to consumers in 2000. In December 2005, Alexa launched Alexa Web Search Platform, a Web search building tool for which the underlying power is utility computing. Alexa charges users for storage, utilization, etc. There is space in the market for specific industries and applications as well as other niche applications powered by utility computing. For example, PolyServe Inc. offers aclustered file system based on commodity server and storage hardware that creates highly available utility computing environments for mission-critical applications including Oracle and Microsoft SQL Server databases, as well as workload optimized solutions specifically tuned for bulk storage, high-performance computing, vertical industries such as financial services, seismic processing, and content serving. The Database Utility and File Serving Utility enable IT organizations to independently add servers or storage as needed, retask workloads to different hardware, and maintain the environment without disruption.
In spring 2006 3tera announced its AppLogic service and later that summer Amazon launched Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud). These services allow the operation of general purpose computing applications. Both are based on Xen virtualization software and the most commonly used operating system on the virtual computers is Linux, though Windows and Solaris are supported. Common uses include web application, SaaS, image rendering and processing but also general-purpose business applications.
Utility computing merely means "Pay and Use", with regards to computing power.


References

  1. ^ On-demand computing: What are the odds?, ZD Net, Nov 2002, retrieved Oct 2010
  2. ^ Architects of the Information Society, Thirty-Five Years of the Laboratory for Computer Science at MIT, Edited by Hal Abelson
Decision support and business intelligence 8th edition page 680 ISBN:0-13-198660-0]

See also

wikipedia-utility.com

SISTEM OPERASI

Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux


Artikel ini akan menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.
1980
  • QDOS  : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.
  • Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981
  • PC­ DOS : IBM meluncurkan PC­ DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
  • MS­ DOS : Microsoft menggunakan nama MS­ DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
1983
  • MS­ DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS­ DOS diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
  • System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan mouse.
  • MS ­DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
  • MS ­DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.
1985
  • MS ­Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS­Windows, sistem operasi yang telah menyediakan  lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
  • Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.
1986
  • MS­ DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy  3.5 inch 720 KB.
1987
  • OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
  • MS­ DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
  • Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
  • MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan  untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
1988
  • MS­ DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS­DOS 4.0 dengan suasana grafis.
  • WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners­Lee.
1989
  • NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.
1990
  • Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
  • Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
  • MS­Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1­2­3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.
  • DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.
1991
  • Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
  • MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full­-screen editor,  undelete, unformat dan Qbasic.
1992
  • Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
  • 386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
  • Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System).
1993
  • Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS  didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
  • Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.
  • MS­ DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS­DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi  harddisk DoubleSpace.
  • Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
  • Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
  • MS­ DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.2.
  • NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
  • FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan  nama FreeBSD.
1994
  • Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
  • MS­DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
  • FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin­River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.
  • SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
  • Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.
1995
  • Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
  • PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM PC DOS.
  • Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
  • PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
  • OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.
1996
  • Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0
1997
  • Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.
1998
  • Windows 98  : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil  menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
  • Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan  server berbasis Windows NT.
  • Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai  servernya.
  • Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
  • Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.
1999
  • Support : Hewlett Packard mengumumkan  layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
  • Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux dan yang  nantinya beralih nama menjadi Xandros.
2000
  • Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
  • Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
  • Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
  • China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
  • Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker dalam sebuah  interview dengan Chicago Sun­Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan  pada Linux dengan menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux.
2001
  • Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
  • Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan  perubahan nama oleh Microsoft.
2002
  • Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.
  • OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka,  WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003
  • Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
  • Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.
  • Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
  • LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep LiveCD  yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal  terlebih dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix  adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.
2004
  • Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa  versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan).
2005
  • Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.
2006
  • Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
  • CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.
2007
  • Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.
2008
  • 3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet Linux dan game center Linux.

Similar Posts:



Read more: http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html#ixzz1FhNaTiLy

Senin, 07 Februari 2011

Sejarah Daulah Abbasiyah

A. Pengantar
Masa Daulah Abbasiyah adalah masa keemasan Islam, atau sering disebut dengan istilah ‘’The Golden Age’’. Pada masa itu Umat Islam telah mencapai puncak kemuliaan, baik dalam bidang ekonomi, peradaban dan kekuasaan. Selain itu juga telah berkembang berbagai cabang ilmu pengetahuan, ditambah lagi dengan banyaknya penerjemahan buku-buku dari bahasa asing ke bahasa Arab. Fenomena ini kemudian yang melahirkan cendikiawan-cendikiawan besar yang menghasilkan berbagai inovasi baru di berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Bani Abbas mewarisi imperium besar Bani Umayah. Hal ini memungkinkan mereka dapat mencapai hasil lebih banyak, karena landasannya telah dipersiapkan oleh Daulah Bani Umayah yang besar.
Menjelang tumbangnya Daulah Umayah telah terjadi banyak kekacauan dalam berbagai bidang kehidupan bernegara; terjadi kekeliruan- kekeliruan dan kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh para Khalifah dan para pembesar negara lainnya sehingga terjadilah pelanggaran-pelanggaran terhadap ajaran Islam.
Di antara kesalahan-kesalahan dan kekeliruan-kekeliruan yang dibuat adalah :
1. Politik kepegawaian didasarkan pada klan, golongan, suku, kaum dan
kawan.
2. Penindasan yang terus-menerus terhadap pengikut-pengikut Ali RA
pada khususnya dan terhadap Bani Hasyim pada umumnya.
3. Penganggapan rendah terhadap kaum muslimin yang bukan bangsa
Arab, sehingga mereka tidak diberi kesempatan dalam pemerintahan.
4.Pelanggaran terhadap ajaran Islam dan hak-hak asasi manusia dengan
cara yang terang-terangan.[1 ]
Bani Abbas telah mulai melakukan upaya perebutan kekuasaan sejak masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720 M) berkuasa. Khalifah itu dikenal liberal dan memberikan toleransi kepada berbagai kegiatan keluarga Syiah.[2] Keturunan Bani Hasyim dan Bani Abbas yang ditindas oleh Daulah Umayah bergerak mencari jalan bebas, dimana mereka mendirikan gerakan rahasia untuk menumbangkan Daulah Umayah dan membangun Daulah Abbasiyah. Gerakan ini didahului oleh keturunan Bani Abbas, seperti Ali bin Abdullah bin Abbas, Muhammad serta Ibrahim.[3]
Di bawah pimpinan Imam mereka Muhammad bin Ali Al-Abbasy mereka bergerak dalam dua fase, yaitu fase sangat rahasia dan fase terang-terangan dan pertempuran.[4] Selama Imam Muhammad masih hidup gerakan

Oleh : Mardias Gufron